SOFTWERE KOMPUTER

June 26, 2018 lasmiasmara 0

  1. Memperkaya ilmu dengan artikel software komputer Software komputer menjadi bagian yang sangat penting dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan menggunakan komputer. Software office membantu kita mengerjakan […]

KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER

June 26, 2018 lasmiasmara 0

    Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman […]

SISTEM OPERASI

June 25, 2018 lasmiasmara 0

Pengertian Sistem Operasi – OS, pernahkah Anda mendengar istilah ini? Jika Anda paham akan seluk-beluk komputer, maka hal ini menjadi hal penting untuk diketahui. Secara […]

SEJARAH KOMPUTER

June 25, 2018 lasmiasmara 0

Pengertian komputer Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan […]

ISTALASI WINDOWS 7

June 25, 2018 lasmiasmara 0

1. Nyalakan atau restart komputer/ laptop anda, kemudian tekan tombol DEL (Delete). Biasanya untuk masuk ke menu BIOS, tombol yang paling umum digunakan adalah DEL, F1, […]

KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN DAN KARIER REMAJA SERTA IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN

June 25, 2018 lasmiasmara 0

Perkembangan dapat diartikan sebagi perubahan yang sistematis, progresif dan berkesinambungan dalam diri individu sejak lahir hingga akhir hayatnya atau dapat diartikan puka sebbagai perubahan-perubahan yang dialami individu menuju tingkat kedewasaan atau kematangannya. Sedangakan menurut Dr.Aminah Soepalatro,SpS “perkembangan adalah proses yang berlangsung sejak konsepsi, lahir ddan susudahnya, dimana badan, otak, kemampuan dan tingkah laku pada masa usia dini, anak-anak, dan dewasa menjadi lebih kompleks dan berlanjut dengan kematangan sepanjang hidup”. Dari dua definisi tersebut dapat dtarik kesimpulan bahwa perkembangan merupakan sebuah proses progresif berkesinambungan dalam fase kehidupan individu menuju kematangan hidupnya. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia “kemandirian” berasal dari kata mandiri yang berarti keadaan dapat berdiri sendiri, tidak bergantung pada orang lain. Dan karier berarti keahlian (hobi dan lain sebagainya) yang diamalkan dalam masyarakat atau dijadikan sumber kehidupan atau kemajuan dalam kehidupan, perrkembangan dan kemajuan dalam pekerjaan atau jabatan. Setelah mengetahui definisi dari panggalan kata pertumbuhan, kemandirian dan karier, maka mudah untuk mengetahui definisi dari “Karakteristik Perkembangan Anakn dan Remaja” yaitu proses progresif menuju kematangan seorang individu dalam menjalani hidup dengan usaha dirinya sendiri dan kemampuannya dalam mengambil peran dalam kehidupan di masyarakat dalam fase anak dan remaja dan orientasinya di masa depan. Dari pengertian kemandirian dan karier maka perkembangan kemandirian karier anak dan remaja dapat dimaknai sebagai proses progresif menuju kematangan seorang indivvidu dalam menjalani hidup dengan usaha dirinya sendiri dan kemampuannya dalam mengambil peran dalam kehidupan di masyarakat dalam fase anan dan remaja dan orientasinya di masa depan. Pengertian Kemandirian   Istilah “kemandirian” berasal dari “diri” yang mendapat awalan “ke” dan akhiran “an”, kemudian membentuk satu kata keadaan atau kata benda. Karena kemandirian berasal dari kata dasar “diri”, maka pembahasan mengenai kemandirian tidak bisa lepas dari pembahasan tentang perkembangan diri itu sendiri. Menurut Chaplin (2002), kemandirian adalah kebebasan individu manusia untuk memilih menjadi kesatuan yang bisa memerintah, menguasai, dan menentukan dirinya sendiri. Eriskon menyatakan kemandirian adalah usaha untuk melepaskan diri dari orangtua dengan maksud untuk menemukan dirinya melalui proses mencari identitas ego yaitu merupakan perkembangan kearah individualitas yang mantap dan berdiri sendiri.  Kemandirian biasanya ditandai dengan kemampuan menentukan nasib sendiri, kreatif dan inisiatif, mengatur tingkah laku, bertanggung jawab, mampu menahan diri dan lain sebagainya. Kemandirian merupakan suatu sikap otonomi dimana peserta didik secara relative bebas dari pengaruh penilaian, pendapat dan keyakinan orang lain. Dengan oitonomi tersebut, peserta didik diharapkan akan lebih bertanggung jaab terhadap dirinya sendiri. Secara singkat dapat disimpulkan bahwa kemandirian mengandung pengertian : Suatu kondisi dimana seseorang memliki hasrat bersaing untuk maju demi kebaikan drinya sendiri Mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi Memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya Bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “kemandirian” berasal dari kata “mandiri” yang berarti keadaan dapat berdiri sendiri, tidak bergantung kepada orang lain. Dan karier berarti keahlian (hobi) yang diamalkan dalam masyarakat atau dijadikan sumber kehidupan, perkembangan dan kemajuan dalam pekerjaan atau jabatan.   Kemandirian merupakan salah satu tugas pokok dari perkembangan. Untuk pencapaiannya harus diterapkan sejak dini dalam diri anak agar anak mampu melaksanakan segala sesuatunya dengan kemampuannya sendiri yang dominan, dimana anak tersebut mampu melaksanakan tugas dengan kemampuannya tanpa di diminasi bantuan dari orang lain. Dari definisi tersebuat maka dapatlah diambil kesimpulan bahawa “kemandirian” adalah keadaan seseorang yang dapat berdiri sendiri yang tumbuh dan berkembang kerena disiplin dan komitmen sehingga dapat menentukan diri sendiri yang dinyatakan dalam tindakan dan perilaku yang dapat dinilai. Kemandirian pada remaja lebih mengarah tindakan yang melibatkan hati dan pemikirannya (psikis). Hal ini diperkuat pernyataan ahli perkembangan yang menyatakan: “ Berbeda dengan kemandirian pada masa anak-anak yang lebih bersifat motorik, seperti berusaha makan sendiri, mandi dan berpakaian sendiri, pada masa remaja kemandirian tersebut lebih bersifat psikologis, seperti membuat keputusan sendiri dan kebebasan berperilaku sesuai dengan keinginannya”. Memberikan tanggapan pada remaja untuk menentukan pilihan-pilihan sederhana akan menumbuhkan rasa percaya diri dalam dirinya sehingga seterusnya ia akan mampu memutuskan perkara yang lebih pelik. Karakteristik perkembangan kemandirian pada anak Kemandirian pada anak di usia-usia tertentu di tandai dengan beberapa perilaku anak, yaitu: Usia 1-2 tahun : anak mampu minum dari gelasnya sendiri tanpa tumpah, mulai makan sendiri dengan menggunakan sendok. Usia 2-3 tahun : memberitahu orang dewasa kalau ingin buang air. Usia 3-4 tahun : anak mampu ke kamar mandi sendiri. Usia 5-7 tahun : anak mampu berpakaian sendiri, mengikat simpul tali sepatu sendiri. Usia 8-10 tahun : anak sudah mampu membenahi peralatan pribadinya. Seperti meyiapkan buku sesuai jadwal pelajaran, mampu memenuhu kebutuhan sendiri seperti memasak mie instan saat orangtua tidak ada di rumah.   […]

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KEUANGAN DAN PERBANKAN

June 25, 2018 lasmiasmara 0

Pada saat ini Teknologi Informasi (TI) sudah begitu canggih dan memegang peran penting di berbagai bidang terutama di bidang bisnis yakni Perbankan. Bisnis Perbankan sangat memengaruhi ekonomi dunia saat ini terlebih perkembangannya begitu pesat dan penting semenjak ditemukannya komputer untuk pertama kalinya pada tahun 1955. Pada awal mulanya bisnis perbankan hanyalah sebuah jasa tempat pertukaran mata uang, kemudian berkembang menjadi jasa penitipan uang atau pada saat ini kami menyebutnya tabungan. Kemudian meningkat kembali menjadi tempat peminjaman uang dan dengan kolaborasi dalam waktu yang lama bersama perkembangan teknologi informasi maka bisnis perbankan telah mencapai tingkat seperti yang kami lihat saat ini. Manusia pada dasarnya ingin suatu hal serba instan dan praktis, para pihak bankpun tidak mau ketingalan trobosan-trobosan teknologi sehingga nasabah merasa nyaman  dengan pelayanan. Atas dasar itu kelompok kami mencoba membahasnya dalam bentuk makalah  dengan harapan bias bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi kami yang membuatnya, makalah ini dibuat untuk memenuhi salahsatu tugas kelompok yang yang diberiksn dosen  bidang studi Pengantar Pendidikan TIK. Teknologi Informasi  Teknologi Informasi (IT) , atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan menyebarkan informasi. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern(misalnya ponsel). 2.2 Perbankan Perbankan merupakan kegiatan yang saat ini banyak digeluti hampir sebagian masyarakat Indonesia. Namun, sepertinya masih banyak yang belum mengetahui apa sebenarnya pengertian, fungsi dan tugas perbankan itu sendiri. Umumnya perbankan identik dengan masalah keuangan, entah itu berupa simpanan, pinjaman, giro, dan lain sebagainya. Artikel ini akan mengupas dengan lengkap mengenai pengertian dan fungsi serta tugas-tugas perbankan. Tapi sebelum membahas pengertian, fungsi dan tugas perbankan secara lebih lanjut, ada baiknya sedikit menyimak sejarah perbankan terlebih dahulu. Sejarah Perbankan Sistem perbankan pertama kali dikenal pada masa Babylonia. Perbankan kemudian lebih berkembang saat berjayanya Yunani Kuno dan Romawi Kuno. Ketika itu, kegiatan perbankan hanyalah tukar-menukar uang saja, tetapi lama-kelamaan fungsi dan tugas perbankan bertambah menjadi tempat peminjaman serta tempat penitipan uang. Uang yang disimpan di bank kemudian dipinjamkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sejarah perbankan di Indonesia berkembang pada masa penjajahan Hindia Belanda. Fungsi dan tugas perbankan waktu itu pun tidak jauh berbeda dengan zaman Yunani dan Romawi Kuno, yaitu sebagai tempat penukaran, penitipan, dan peminjaman uang. Beberapa bank milik Hindia Belanda memegang peranan penting dalam sejarah perbankan di Indonesia. Bank-bank tersebut di antaranya adalah De Post Paar Bank. De Escompto Bank NV, De Algemenevolks Crediet Bank, Nationale Handles Bank (NHB), De Javasche NV, dan Nederland Handles Maatscappij (NHM). Selain bank-bank milik Hindia Belanda, terdapat juga bank-bank milik pribumi dan milik Eropa, Jepang serta Cina, yaitu Bank Nasional Indonesia, Bank Abuah Saudagar, Batavia Bank, NV Bank Boemi, The Bank of China, dan The Matsui Bank. Pengertian Perbankan Pengertian perbankan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Dapat disimpulkan bahwa bank ialah badan usaha milik negara maupun swasta yang memiliki fungsi dan tugas perbankan untuk menghimpun serta menyalurkan dana ke masyarakat dan melakukan kegiatan lain yang berhubungan dengan keuangan. Sistem perbankan di Indonesia menganut asas demokrasi ekonomi. Maksudnya ialah perbankan menjalankan tugasnya dengan prinsip adil serta penuh kehati-hatian. Sementara itu, tujuan dari perbankan itu sendiri adalah menunjang pelaksanaan perekonomian di Indonesia, menunjang pembangunan nasional dan meningkatkan pemerataan pembangunan, serta mengawasi pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional demi kesejahteraan hajat hidup orang banyak. Fungsi dan Tugas Perbankan Fungsi dan tugas perbankan tentunya tidak lepas dari masalah keuangan. Bank yang bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan serta menjaga stabilitas perekonomian, memiliki tugas yang sangat kompleks. Berikut fungsi perbankan secara umum : Sebagai penghimpun dana Penghimpun dana di sini maksudnya adalah bank berfungsi untuk mengumpulkan dana dari masyarakat berupa usaha perbankan seperti simpanan giro atau tabungan maupun deposito. Namun dana yang dihimpun tak hanya berasal dari masyarakat, tetapi juga dari sumber lain seperti dana yang bersumber dari modal saat mendirikan bank, dan juga dana yang bersumber dari lembaga keuangan lain yang berupa pinjaman. Sebagai penyalur atau pemberi kredit bank Sistem perbankan tidak hanya berpusat pada penghimpunan dana saja, namun juga kegiatan penyaluran dana dan pemberian kredit kepada masyarakat. Dana tersebut tidak sembarang dipinjamkan, melainkan disalurkan dalam bentuk kredit untuk keperluan usaha. Melalui fungsinya ini, bank akan mendapatkan keuntungan dari program bagi hasil yang biasanya menjadi syarat utama ketika akan meminjam uang, atau bisa juga dengan menetapkan bunga kredit. Sayangnya pemberian kredit ini memiliki banyak risiko yang tentunya dapat merugikan pihak bank. Oleh karena itu, penyaluran dana berupa sistem kredit ini harus dilakukan dengan sangat teliti dan hati-hati. Jika suatu bank mengalami kerugian, maka bank tersebut akan dilikuidasi atau dihentikan usaha perbankannya. Selain pemberian kredit, dana dapat juga disalurkan melalui pembelian surat-surat berharga. Sebagai pelayan jasa Bank berfungsi untuk melayani lalu lintas keuangan dan melakukan kegiatan perbankan lainnya seperti pengiriman uang, pembuatan kartu kredit, cek wisata, inkaso, dan berbagai aktivitas perbankan lainnya. Sistem perbankan juga memiliki tiga fungsi utama yang lain, yaitu agent of trust, agent of development, dan agent of services. Fungsi agent of trust adalah bank sebagai lembaga yang berlandaskan kepercayaan (trust) antara penghimpun dana dan penyalur dana. Kepercayaan sangat penting dimiliki agar kegiatan perbankan antara kedua belah pihak seperti penyimpanan uang dan penyaluran uang berupa kredit dapat berjalan dengan lancar. Fungsi agent of development adalah bank sebagai lembaga yang memobilisasi dana untuk kegiatan pembangunan ekonomi. Kegiatan tersebut berupa investasi, distribusi, dan konsumsi barang atau jasa. Sementara fungsi agent of services adalah bank sebagai lembaga yang menawarkan jasa kepada masyarakat. Jasa yang ditawarkan tentunya berhubungan dengan kegiatan perbankan. Sementara itu, berikut adalah fungsi dan tugas perbankan secara umum : Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter Menetapkan target moneter dengan mempertimbangkan laju inflasi yang sedang terjadi […]